Anker SOLIX resmi memperkenalkan lini produk baru bernama "S-Series" dengan unit perdananya, Anker SOLIX S2000 — sebuah power station portabel berkapasitas 2kWh yang diklaim mampu menjaga kulkas tetap menyala hingga 35 jam saat pemadaman listrik. Yang menarik, konsumsi daya saat idle diklaim di bawah 6W, jauh lebih efisien dibanding kompetitor sekelas. Pre-order dibuka mulai 19 Mei hingga 1 Juni 2026 dengan harga $600 (sekitar Rp 9.750.000), hampir separuh dari harga normal.

Kapasitas 2kWh dengan Output 1.500W: Cukup untuk Peralatan Dapur

S2000 menawarkan kapasitas aktual sebesar 2.010Wh dengan output AC 1.500W dan puncak 3.000W — cukup untuk menjalankan peralatan dapur seperti microwave, rice cooker, atau kulkas secara bersamaan. Sel baterai yang digunakan adalah LiFePO4 (Lithium Iron Phosphate), teknologi yang dikenal lebih tahan lama dan lebih aman dibanding sel lithium-ion konvensional.

Menurut klaim pabrikan, baterai ini mampu bertahan hingga 10.000 siklus pengisian, dan setelah melewati angka tersebut pun kapasitasnya masih diproyeksikan berada di 60% dari kapasitas awal. Sebagai perbandingan, baterai lithium-ion biasa umumnya mulai menurun signifikan setelah 500–1.000 siklus.

Anker SOLIX juga menyebut bahwa S2000 telah mendapatkan sertifikasi TÜV SÜD A+ Runtime, yakni penilaian tertinggi dari lembaga sertifikasi independen asal Jerman tersebut untuk kategori efisiensi penyaluran daya nyata.

Konsumsi Idle di Bawah 6W: Keunggulan yang Sering Diabaikan

Salah satu spesifikasi yang paling menonjol dari S2000 adalah konsumsi daya saat idle (standby) yang diklaim di bawah 6W — setara dengan separuh hingga sepertiga dari konsumsi kompetitor sekelas menurut klaim Anker SOLIX.

Angka ini terdengar kecil, tetapi dampaknya signifikan dalam skenario pemadaman listrik berkepanjangan. Power station yang boros saat standby akan "memakan" kapasitasnya sendiri bahkan ketika tidak ada perangkat yang sedang diisi. Dengan efisiensi idle yang tinggi, S2000 diklaim mampu menjaga kulkas tetap beroperasi hingga 35 jam penuh — cukup untuk melewati sebagian besar durasi pemadaman listrik yang umum terjadi.

Bagi pengguna di Indonesia yang kerap menghadapi pemadaman bergilir, keunggulan ini cukup relevan untuk dipertimbangkan.

Desain Kompak dan Colokan di Dua Sisi

Anker SOLIX mengklaim bahwa S2000 memiliki footprint fisik yang setara dengan power station berkapasitas 1kWh, meski kapasitasnya dua kali lipat. Dimensi unit ini adalah 8,19 × 11,1 × 12,7 inci dengan bobot 35,7 pon (sekitar 16,2 kg) — cukup ringan untuk dipindahkan antar ruangan bila diperlukan.

Perlu dicatat, desain colokan AC ditempatkan di sisi depan dan belakang unit secara bersamaan. Ini memudahkan pengguna menghubungkan beberapa perangkat sekaligus tanpa harus berhadapan dengan kabel yang saling bersilangan di satu sisi — solusi praktis untuk dapur atau ruang yang sempit.

Berikut ringkasan spesifikasi utama S2000:

SpesifikasiDetail
Kapasitas2.010Wh
Output AC1.500W (puncak 3.000W)
Konsumsi idleDi bawah 6W
Sel bateraiLiFePO4
Siklus pengisianHingga 10.000 kali
Input suryaMaks. 400W
Pengisian AC cepat80% dalam sekitar 1,2 jam
UPS switchoverDi bawah 10ms
Port depanUSB-C 100W/15W, USB-A 12W
Dimensi8,19 × 11,1 × 12,7 inci
Bobot~16,2 kg

Harga Pre-Order $600 dan Posisi S2000 dalam Ekosistem Anker SOLIX

Harga pre-order S2000 ditetapkan di $600 (sekitar Rp 9.750.000), berlaku dari 19 Mei hingga 1 Juni 2026. Harga perkenalan (introductory price) setelah masa pre-order adalah $679,99 (sekitar Rp 11.050.000), sementara harga normal (MSRP) dipatok di $1.199,99 (sekitar Rp 19.500.000). Penjualan resmi dimulai pada 2 Juni 2026.

Android Authority mencatat bahwa tidak ada kepastian berapa lama harga pre-order ini akan bertahan, sehingga bagi yang berminat, waktu menjadi faktor penting.

Dalam ekosistem Anker SOLIX yang lebih luas, S2000 mengisi celah antara unit portabel kecil untuk keperluan outdoor dan sistem backup rumah skala besar seperti E10 — yang diumumkan di CES 2026 dengan harga mulai $4.299 (sekitar Rp 69.850.000) dan kapasitas hingga 90kWh. S2000 dirancang sebagai titik masuk yang lebih terjangkau untuk backup listrik rumahan, dengan tetap mempertahankan kemampuan untuk dipindahkan sesuai kebutuhan.

Untuk pasar Indonesia, informasi ketersediaan resmi S2000 belum diumumkan. Mengingat Anker telah memiliki jaringan distribusi di Indonesia melalui berbagai kanal resmi, konsumen dapat memantau perkembangan melalui toko resmi Anker di platform e-commerce lokal seperti Tokopedia dan Shopee, atau menunggu pengumuman resmi dari distributor setempat.

Sumber