Google telah menegaskan komitmen dukungan perangkat lunak selama 10 tahun untuk Chromebook, sekaligus mengumumkan akan merilis model-model baru tahun ini dan tahun depan. Di sisi lain, generasi baru bernama "Googlebook" — yang disebut-sebut menggabungkan Android dan Chrome OS dengan fitur Gemini AI — dikabarkan akan hadir pada paruh kedua 2025, namun spesifikasi, kualitas build, maupun harganya belum diumumkan secara resmi. Android Authority berpendapat bahwa menunggu produk generasi pertama Google tersebut belum tentu keputusan yang bijak, dan ada lima Chromebook yang sudah tersedia saat ini dan layak dipertimbangkan.

Lenovo Chromebook Plus 14: Pilihan Utama untuk Performa Tinggi

Android Authority menempatkan Lenovo Chromebook Plus 14 sebagai "pilihan de facto" di kelas Chromebook premium. Perangkat ini hadir dengan layar OLED 14 inci beresolusi 2K, daya tahan baterai hingga 17 jam, chipset MediaTek Kompanio Ultra 910, serta RAM 16 GB — kombinasi yang dinilai lebih dari cukup untuk multitasking dan pemrosesan AI on-device.

Nilai lebih lainnya mencakup bodi aluminium, keyboard yang responsif, serta speaker dengan dukungan Dolby Atmos. Harga resminya dipatok $649,99 (sekitar Rp 10.600.000), meski pada saat artikel ini ditulis, Best Buy dilaporkan sedang mengadakan promosi untuk unit ini — harga promo spesifik dapat dilihat langsung di tautan sumber.

Bagi konsumen di Indonesia, Chromebook kelas ini belum banyak tersedia di saluran ritel resmi, sehingga pembelian kemungkinan harus dilakukan melalui importir atau platform e-commerce lintas batas.

Acer Chromebook Plus Spin 514: Fleksibilitas 2-in-1 dengan Layar 120 Hz

Bagi yang menginginkan fleksibilitas lebih, Acer Chromebook Plus Spin 514 hadir dengan desain 2-in-1 yang memungkinkan layar diputar hingga mode tablet atau tent mode untuk menonton video. Berikut spesifikasi lengkapnya:

  • Chipset: MediaTek Kompanio Ultra 910
  • RAM: 12 GB
  • Penyimpanan: 256 GB
  • Layar: IPS 14 inci, refresh rate 120 Hz
  • Kamera depan: 5 MP
  • Harga: sekitar $749 (sekitar Rp 12.200.000)

Meski menggunakan panel IPS — bukan OLED seperti Lenovo — refresh rate 120 Hz menjadi keunggulan tersendiri yang membuat tampilan terasa lebih mulus, terutama saat menggulir halaman atau menonton konten.

Dua Pilihan Hemat: Acer Chromebook Plus 516 dan ASUS Chromebook Plus CX14

Untuk segmen yang lebih terjangkau, Android Authority merekomendasikan dua model berikut:

SpesifikasiAcer Chromebook Plus 516ASUS Chromebook Plus CX14
LayarIPS 16 inci (1920×1200)14 inci
ChipsetIntel Core i3Intel (detail lihat sumber)
RAM8 GB8 GB
Penyimpanan128 GB128 GB
Bobotsekitar 1,7 kgsekitar 1,39 kg
Harga normal$479 (sekitar Rp 7.800.000)$429 (sekitar Rp 6.970.000)
Harga promosekitar $349 (sekitar Rp 5.700.000)sekitar $329 (sekitar Rp 5.350.000)

Panduan memilih: Jika Anda membutuhkan layar lega 16 inci dan konektivitas lengkap — USB-C ×2, USB 3.1 full-size ×2, HDMI, dan jack 3,5 mm — Acer 516 adalah jawabannya. Sebaliknya, jika portabilitas menjadi prioritas, ASUS CX14 dengan bobot sekitar 1,39 kg lebih mudah dibawa ke mana-mana. Keduanya dinilai memadai untuk kebutuhan sehari-hari seperti browsing, dokumen, dan video call.

Lenovo Chromebook Duet Gen 9: Tablet Ringan dengan Keyboard Bawaan

Lenovo Chromebook Duet Gen 9 hadir dalam format tablet dengan keyboard dock yang bisa dilepas pasang. Dengan layar 11 inci dan bobot hanya sekitar 920 gram, perangkat ini juga dilengkapi stylus dan kamera belakang — hal yang jarang ditemukan pada Chromebook konvensional.

  • RAM: 4 GB
  • Penyimpanan: 128 GB
  • Harga normal: $359,99 (sekitar Rp 5.850.000)
  • Harga promo: sekitar $320 (sekitar Rp 5.200.000)

Android Authority menyebutnya sebagai "pilihan luar biasa" untuk penggunaan sekunder — misalnya saat bepergian jauh atau bekerja dari kafe. Perangkat ini memang tidak dirancang sebagai PC utama, namun sebagai perangkat pendamping yang ringan dan serbaguna, nilainya sulit ditandingi di kisaran harga tersebut.

Apakah Menunggu Googlebook Sepadan?

Android Authority berpendapat bahwa sebagian besar fitur eksklusif Googlebook yang bocor ke publik bersifat lebih estetis daripada fungsional — kemungkinan besar hanya akan dicoba sekali lalu dilupakan. Kecuali Anda benar-benar membutuhkan fitur Gemini AI terbaru secara menyeluruh, menunggu produk generasi pertama yang belum terbukti kualitasnya dinilai kurang rasional.

Yang perlu digarisbawahi: Google tidak meninggalkan ekosistem Chromebook. Dukungan perangkat lunak 10 tahun tetap berlaku, dan model-model baru akan terus hadir. Artinya, Chromebook yang Anda beli hari ini tidak akan kehilangan pembaruan dalam waktu dekat.

Bagi konsumen di Indonesia, informasi ketersediaan resmi kelima model di atas untuk pasar lokal belum diumumkan. Namun mengingat harga promo beberapa di antaranya berada di kisaran Rp 5–6 juta, segmen ini cukup kompetitif dibandingkan laptop Windows entry-level yang beredar di pasaran domestik. Jika salah satu model ini tersedia melalui importir terpercaya atau platform e-commerce, nilai yang ditawarkan layak dipertimbangkan serius.

Sumber